Monday, October 19, 2009

Bank Ekspor Indonesia Jajaki Naikkan Emisi Jadi Rp 3 Trilyun

PT Bank Ekspor Indonesia (BEI) menyatakan bahwa pihaknya mengkaji meningkatkan emisi obligasi dari Rp 2 Trilyun menjadi Rp 3 Trilyun pada semester 1 tahun ini. Hal ini seiring dengan kepastian perseroan mendapatkan obligasi sub ordinasi senilai US$ 500 juta dari Jepang. Pihak BEI sendiri telah melakukan public expose kecil-kecilan dan mendapatkan respon yang positif dari calon investor.

Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Trimegah Sekuritas dan Danareksa Sekuritas. Pefindo sendiri baru saja menaikan peringkat perseroan dari IdA+ menjadi idAAA dengan outlook stabil. Obligasi tersebut akan digunakan untuk menunjang operasional Bank Ekspor Indonesia yang akan ditranfromasi menjadi LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) oleh pemerintah. Lembaga tersebut akan bertugas untuk menyediakan asuransi, penjaminanm dan pembiayaan bagi kegiatan ekspor nasional.

Analisis Divisi Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat sebaiknya BEI tidak terburu-buru melakukan emisi. Hal ini karena saat ini situasi pasar masih belum stabil dimana bursa saham dunia masih bergejolak. Hal ini membuat resiko menjadi besar dan pada akhirnya akan membuat para pemodal meminta imbal hasil yang tinggi. Oleh karena itu nanti dikhawatirkan akan menekan kinerja perseroan sendiri.

Read More

No comments: