Wednesday, August 3, 2011

Indon 21 Diperdagangkan Meningkat

(Vibiznews – Bonds & Mutual) - UST mengalami rally kuat lagi semalam karena data yang memburuk, saham yang jatuh dan makin lebarnya European peripheral (Yunani +10, Spanyol +17, Italy +27). Moody’s dan Fitch menegaskan bahwa Rating Amerika AAA juga menambah penawaran meningkat. Yield UST tenor 10 tahun turun 12 bps menjadi 2.62% saat penutupan di New York, dan pagi ini turun lagi menjadi 2.59%. Dow turun 2.19%, S&P turun 2.56%. Pagi ini saham Asia umumnya merah, kecuali saham China yang rebound ke teritori positif. Dos Future flat.

Kredit Asia pagi ini lebih tinggi, menyesuaikan denga lebih tingginya UST, namun demikian spread lebih lebar karena menurunnya risk appetite dan profit-taking.
Indon 21 diperdagangkan meningkat menjadi 107.50 (+37.5 sen) atau 3.94% dalam yield dan T+135 bps dalam spread. Spread tunai makin lebar 6 bps dari kemarin, atau 15 bps dalam 2 hari. Pasar obligasi global sepi, namun Pertamina sempat memanas sebelumnya, mungkin karena alternative yang lebih baik ( lebih baik yeldnya, risiko sama) terhadap obligasi Indon yang yieldnyajuga sudah rendah. Pertij21 diperdagangkan meningkat menjadi 105.75 (+ 75 sen) dan Pertij41 diperdagangkan meningkat menjadi 110.00(+200 sen), dengan yield masing-masing 4.50% dan 5.79%. Indo CDS tenor 5 tahun ada dalam kisaran 135/138 (+3 bps) dan SovX Apac dalam kisaran 122/125 (+5 bps).

Yield indikatif beli/jual:
Indon 14o 1.93% / 1.65%
Indon 15 2.42% / 2.22% 
Indon 20 3.76% / 3.67%
Indon 21 3.95% / 3.92%
Indon 35 5.26% / 5.21%
Indon 38 5.31% / 5.25%

Mengikuti perkembangan kemerosotan pasar global, harga obligasi rupiah dibuka melemah pagi ini dengan volume tipis. Seperti biasanya, spread bid-offer melebar karena para pemain berubah menjadi defensive ditengah kondisi likuiditas yang rendah. Surat berharga jangka panjang tenor 10 tahun ke atas mendominasi pasar denga yield rata-rata naik 6 bps untuk sektor tersebut. Obligasi jangka pendek tetap stabil.

Yield indikatif:
1 tahun SPN31 4.50%
3 tahun FR26 5.87%
5 tahun FR55 6.22%
10 tahun FR53 6.91%
15 tahun FR56 7.64%
20 tahun FR54 8.03%





sumber : www.vibiznews.com

No comments: