Selasa, 27 September 2011 22.00 WIB
Hari ini obligasi global Indon menguat dalam likuiditas yang tipis. Indon 21 diperdagangkan dengan harga 100.50 (+2 poin) dalam transaksi pembelian yang cepat/ short covering. Setelah pagi yang indah, pasar berubah menjadi sepi pada sore hari. Indo CDS tenor 5 tahun ada dalam kisaran 265/275 (-40). SovXApac ada dalam kisaran 195/205 (-15)
Yield indikatif beli/jual:
Indon 14o 3.42% / 3.01%
Indon 15 3.69% / 3.41%
Indon 20 5.03% / 4.89%
Indon 21 4.87% / 4.74%
Indon 35 6.10% / 5.97%
Indon 38 6.00% / 5.87%
Departemen Keuangan berhasil mengumpulkan dana 4.15 triliun rupiah dalam lelang obligasi hari ini, sedikit di bawah target indikasi 5 triliun rupiah. Departemen Keuangan menjual 150 milyar rupiah atas 3 juta surat berharga dengan yield rata-rata 5.23% dan 350 milyar rupiah atas 12 juta surat berharga dengan yield 5.25%. Departemen Keuangan juga menjual 1 triliun rupiah obligasi tenor 5 tahun dengan imbal hasil 6.47%, 1.15 triliun rupiah untuk obligasi tenor 16 tahun dengan imbal hasil 7.57%, dan 1.5 triliun rupiah untuk obligasi tenor 21 tahun dengan imbal hasil 7.84%. Total penawaran lelang obligasi mencapai 10.25 triliun rupiah, menunjukkan rendahnya permintaan dibandingkan dengan lelang2 sebelumnya. Total penawaran mencapai 19.5 triliun pada tanggal 13 September dan 22.4 triliun rupiah pada lelang tanggal 16 Agustus 2011. Setelah pengumuman hasil lelang, pasar tetap sepi tanpa ada transaksi yang terjadi.
Yield indikatif:
1 tahun SPN31 5.90%
3 tahun FR26 6.33%
5 tahun FR55 6.53%
10 tahun FR53 7.17%
15 tahun FR56 7.58%
20 tahun FR54 7.88%
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment