Jumat, 16 Desember 2011 08:14 WIB
(Vibiznews-Bonds& Mutual) Tahun depan pemerintah berencana untuk menjual surat utang dalam mata uang dolar AS (global bond). Penerbitan akan dilakukan pada semester I-2012.
"Valas mungkin global bond akan kita terbitkan pada semester I, sepertinya akan kita terbitkan di semester I," ujar Rahmat saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (15/12/2011).
Sementara untuk sukuk global, lanjut Rahmat, akan diterbitkan setelah global bonds, yaitu sekitar akhir semester I atau awal semester II tahun depan.
"Global sukuk dengan Samurai Bond itu bisa sekitar itu, berdekatan, mungkin hampir bersamaanlah sekitar awal semester II atau akhir semester I, karena pasarnya beda kalau sukuk itu kan di Asia dan Timur Tengah, kalau Samurai Bond itu hanya di Jepang, ya hampir berdekatan lah," ujarnya.
Selain instrumen valas tersebut, Rahmat menyatakan pemerintah juga akan melakukan diversifikasi instrumen yang diutamakan untuk dalam negeri, seperti penerbitan sukuk ritel dan sukuk proyek.
"Jadi misalnya yang produk ritel atau instrumen ritel masih akan tetap kita terbitkan," jelasnya.
Tahun depan, Rahmat menyatakan kemungkinan yang pertama kali akan diterbitkan adalah sukuk ritel sekitar pada awal bulan Maret tahun depan. Sementara untuk sukuk berbasis proyek, pihaknya sedang menyiapkan dua jenis sukuk proyek. Pertama, sukuk yang menggunakan proyek sebagai underlying.
"Itu sebetulnya sudah pernah kita terbitkan tahun ini dan itu akan kita terbitkan juga tahun depan. karena proyek-proyeknya sudah siap, artinya semua proyek yang ada di dalam APBN itu bisa kita pergunakan sebagai underlying," ujarnya.
Kedua,lanjut Rahmat sukuk proyek untuk project financing. Nantinya sukuk ini untuk membiayai proyek-proyek baru misalnya proyek infrastruktur, seperti proyek perumahan, proyek energi, yang ada di dalam APBN.
"Itu prosesnya masih menunggu ditetapkannya PP yang sekarang masih di dalam proses harmonisasi. akan ada PP baru tentang penerbitan sukuk yang berbasis proyek. mungkin sekitar awal atau pertengahan tahun depan. kita lihat saja (bisa mulai kapan) karena perencanaan itu butuh waktu," pungkasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment