| Senin, 05 September 2011 17:11 WIB |
Mandiri Investasi (MI) menggandeng perusahaan pengelola keuangan asal Melbourne, Australia, AFM Investment Partners untuk mengincar dana kelolaan baru di negeri Kangguru itu sebanyak Rp 1,7 triliun. Menurut Presiden Direktur MI Abiprayadi Riyanto, kerjasama ini akan membidik investor-investor besar dan institusi di Australia yang punya minat terhadap instrumen investasi di Indonesia. "Australia merupakan pasar yang sangat menarik dan kami bersemangat untuk menjelaskan pasar investasi Indonesia," katanya dalam siaran persnya, Senin (5/9/2011). Target dana kelolaan itu akan dicapai oleh keduanya dalam jangka 12 bulan ke depan atau satu tahun. Instrumen investasi yang ditawarkan adalah di industri pasar modal dan obligasi dalam negeri. Ia menambahkan, Indonesia semakin mendekati investment grade di penghujung tahun ini. Kondisi ini menjadikan posisi Indonesia sebagai tujuan investasi terbaik bagi investor asing, salah satunya dari Australia. "Ketika perekonomian dunia lainnya yang cemas akan potensi penurunan rating, ekonomi Indonesia justru semakin menguat. Kami optimistis Indonesia akan dapat upgrade rating dalam waktu dekat," ujarnya. |
Monday, September 5, 2011
Mandiri Investasi Incar Dana Kelolaan Baru Rp 1,7 Triliun di Australia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment