Kamis, 13 Oktober 2011 08:30 WIB
Pemesanan obligasi ritel Indonesia (ORI) seri 008 sudah memasuki hari ke-4, dengan total penjualan ORI008 sudah mencapai Rp 6,616 triliun.
"Jumlah pemesanan sudah mencapai Rp 6,616 triliun, dengan 10.047 investor," jelas Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto, Kamis (13/10/2011).
Pemerintah sebelumnya sudah menawarkan ORI hingga ORI007, yang dananya digunakan untuk pembangunan. ORI008 menawarkan kupon atau bunga sebesar 7,3% lebih tinggi dari rata-rata deposito dan pajaknya hanya 15%, lebih kecil dibanding deposito yang pajaknya 20%.
Keuntungan lain dari ORI ini, lanjut Rahmat adalah bisa dibeli maksimal Rp 3 miliar dan semuanya dijamin penuh oleh negara. Berbeda dengan simpanan deposito yang penjaminannya hanya untuk dana maksimal Rp 2 miliar.
ORI008 mulai ditawarkan sejak 7 Oktober hingga 21 Oktober 2011. Kemenkeu sebelumnya telah menunjuk 25 agen penjual yakni:
1. Bank UOB Indonesia
2. Citibank, N.A
3. PT ANZ Bank Panin
4. PT Bank Bukopin Tbk
5. PT Bank Central Asia Tbk
6. PT Bank CIMB Niaga Tbk
7. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
8. PT Bank Internasional Indonesia Tbk
9. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
10. PT Bank Mega Tbk
11. PT Bank Negara Indonesia Tbk
12. PT Bank OCBC NISP Tbk
13. PT Bank Panin Tbk
14. PT Bank Permata Tbk
15. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
16. PT Ciptadana Securities
17. PT Danareksa Sekuritas
18. PT Kresna Graha Securindo
19. PT Lautandhana Securindo
20. PT Mega Capital Indonesia
21. PT Reliance Securities Tbk
22. PT Sucorinvest Central Gani
23. PT Trimegah Securities Tbk
24. Standard Chartered Bank
25. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment