Selasa, 13 Desember 2011 10:41 WIB
(Vibiznews-Bonds& Mutual) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank menambah jumlah emisi obligasi berkelanjutan tahap I menjadi Rp 3,25 triliun dari sebelumnya hanya Rp 2,5 triliun.
Seperti dikutip dari prospektus ringkas perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Selasa (13/12/2011), imbal hasil (yield) atau kupon obligasi ini dipatok kisaran 7-8,5% Surat utang ini diterbitkan dalam tiga seri dengan nilai dan bunga yang berbeda.
Seri A berjangka waktu tiga tahun dengan bunga 7% senilai Rp 202 miliar. Sementara seri B bertenor lima tahun dengan kupon 7,75% bernilai Rp 243 miliar.
Seri terakhir, yaitu seri C bernilai Rp 2,805 triliun dengan tingkat bunga 8,5%. Obligasi seri terakhir ini akan jatuh tempo dalam tujuh tahun.
Dana hasil penerbitan obligasi, akan digunakan untuk pembiayaan aset produktif yaitu pembiayaan ekspor dengan komposisi pembiayaan langsung sekitar 90% dan pembiayaan tidak langsung (kepada Lembaga Keuangan) sekitar 10%.
Lembaya pembiayaan ini sudah menunjuk PT Trimegah Securities Tbk (TRIM), PT Danareksa Sekuritas, dan PT Indo Premier Securities sebagai penjamin emisi. Surat utang ini sudah mendapat peringkat id AAA (Triple A) dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Setelah mendapatkan pernyataan efektif pada 12 Desember 2011, perseroan melanjutkan masa penawaran pada 13-15 Desember. Obligasi tahap pertama ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Desember 2011.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment