Monday, December 5, 2011

NAB Reksa Dana Capai Rp 157,762 di November 2011

Senin, 05 Desember 2011 08:15 WIB
(Vibiznews-Bonds& Mutual) Nilai aktiva bersih (NAB) produk investasi reksa dana hingga November 2011 mencapai Rp 157,762 triliun, naik tipis dari periode Oktober Rp 157,463 triliun.

Seperti dikutip dalam situs Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), sepanjang 11 bulan di tahun ini, penawaran umum aktivitas reksa dana mengalami kenaikan tipis 0,19%, dari satu bulan sebelumnya. Unit penawaran yang terakumulasi juga naik, dari 91,64 miliar di Oktober menjadi 96,018 miliar sampai akhir November lalu.

Kenaikan NAB pada periode November tidak secemerlang periode-periode sebelumnya. Khusus Oktober 2011, terjadi kenaikan cukup tinggi, atau setara Rp 8,45 triliun, dari Rp 149,91 triliun menjadi Rp 157,46 triliun.

Komposisi reksa dana hingga November, masih dominan berjenis saham, dengan total NAB Rp 60,906 triliun. Kemudian disusul reksa dana terproteksi Rp 40,903 triliun dan reksa dana pendapatan tetap Rp 24,82 triliun.

Sisanya, tersebar pada beberapa jenis reksa dana diantaranya pasar uang Rp 8,846 triliun, reksa dana campuran syariah Rp 1,55 triliun, reksa dana saham syariah Rp 1,017 triliun dan reksa dana terproteksi syariah Rp 540,053 miliar, juga beberapa lainnya berjenis Exchange traded fund (ETF).

Tren kenaikan bulanan NAB terlihat sejak awal tahun. Januari NAB reksa dana mencapai Rp 136,07 triliun. Akumulasi dana kelolaan ini terus naik hingga periode Agustus 2011, Rp 153,806 triliun.

Satu bulan berselang, NAB reksa dana turun menjadi Rp 149,91 triliun akibat penarikan oleh investor, yang khawatir akan krisis Eropa bakal merambat ke dalam negeri. Tidak butuh waktu lama, sesaat kemudian investor dapat lebih tenang bahkan melakukan penambahan investasi (subscription).

No comments: